Selasa, 12 April 2016

Hal yang harus diperhatikan pada saat pengurusan sertifikat tanah

Untuk menghindarkan masyarakat
dari pungutan liar saat mengurus sertifikat tanah, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan
Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ferry Mursyidan Baldan mengimbau masyarakat untuk mengurus sertifikat langsung ke BPN.

Ferry menuturkan, seluruh besaran biaya layanan pertanahan telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 128 Tahun 2015 tentang jenis
Penerimaan Negara bukan pajak yang berlaku pada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/
Badan Pertanahan Nasional.

“Jangan diladeni jika ada biaya di luar ketentuan, karena itu sudah kategori pungutan liar,” tegas
Ferry dalam siaran pers ATR/BPN.

Dia mengatakan, sebelumnya ada petani yang mengaku dikenai biaya Rp1 juta untuk sertifikasi
tanah. Padahal, menurut Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) biayanya hanya Rp50 ribu.

“Bahkan untuk program ini harusnya nol rupiah. Akan tetapi, ternyata dia (si petani mengurus sertifikat) lewat perantara, tidak mengurus langsung,” kata Ferry.
Bagi kelompok masyarakat tertentu, katanya, Pemerintah juga telah mengeluarkan aturan keringanan biaya melalui Peraturan Menteri ATR/ Kepala BPN No.9 Tahun 2015.

Lebih lanjut, Ferry menjelaskan, Kementerian ATR/BPN terus membuka akses bagi
masyarakat untuk bisa mengurus sendiri sertifikatnya, termasuk membuka layanan Kantor
Pertanahan pada Sabtu dan Minggu.
“Ini semangat senang memudahkan yang terus diupayakan Kementerian ATR/BPN agar masyarakat semakin mudah mendapatkan
layanan pertanahan,” ujarnya.

Menurutnya, program sertifikasi memberikan kepastian hak atas tanah, meningkatkan nilai aset, dan membuka akses permodalan pada
perbankan formal.

“Sertifikat memiliki nilai ekonomi tinggi dan dapat digunakan untuk pengembangan usaha di
pedesaan,” ujarnya.

Untuk lingkup nasional, paparnya, sepanjang 2016 Kementerian ATR/BPN akan mengeluarkan sertifikat untuk 1.066.000 bidang tanah dan
ditargetkan selesai pada Agustus 2016.
“Diharapkan Juli sudah selesai dan Agustus difinalisasi,” kata Ferry.

( dirangkum dari berbagai sumber yang terpercaya )

Jumat, 08 April 2016

Yang Bukan Segalanya

Yang Bukan Segalanya Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Bagaimana rasanya membenci sesuatu yang dicintai hampir semua orang? Dipuja mayoritas manusia? Bahkan sebagian orang dibutakan olehnya, rela mengorbankan segalanya. Sendiri melawan arus bukanlah hal yang mudah. Kau bisa di anggap gila atau bodoh. Tapi apa mau dikata, hati telah memilih serta menyadari apa hakikat hidup yang sesungguhnya. Bukankah setiap orang berhak memilih jalan hidupnya masing-masing? Ini hak asasi, ini otonomi diri. Terkadang bukan hanya mata saja yang dibutuhkan untuk melihat, namun hati juga diperlukan sebagai kontrol serta penyeimbang. Lucu memang berada di tengah parodi manusia-manusia urban yang hidup bak sapi perah bagi ambisi dan gengsi mereka sendiri.

Hangatnya sapuan sinar matahari membalutnya sepanjang jalanan kota yang masih relatif sepi. Maklum ini hari Sabtu, tidak banyak orang yang dikejar jadwal ke kantor ataupun ke sekolah. Seorang gadis berambut lurus tengah memacu motornya melintasi dataran abu-abu dengan kecepatan sedang. Sebenarnya dia butuh kecepatan ekstra agar segera tiba di tempat tujuannya, Warung Bubur Abah Hasan. Perutnya sudah gemerucuk karena dari kemarin malam belum sempat diisi. Namun, ia sangat menikmati udara pagi kali ini. Setibanya disana dan memesan menu favoritnya, ia duduk menghadap jendela. Sengaja karena pemandangan disini langsung
... baca selengkapnya di Yang Bukan Segalanya Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Memahami Keunikan Diri

Memahami Keunikan Diri Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Oleh: Agus Riyanto

Artikel ini saya tulis untuk mencoba menjawab pertanyaan sahabat pembaca yang masuk via email. Terima kasih bagi sahabat yang telah mengajukan pertanyaan, sehingga kita bisa sharing yang semoga ada manfaatnya. Pertanyaan yang diajukan cukup panjang, namun akan saya kemukakan di sini intinya saja.

Inti pertanyaan yang dimaksud adalah apakah manusia itu dilahirkan dengan kemampuan otak yang sama atau berbeda? Tentang kreativitas seseorang, kenapa antara yang satu dengan yang lain berbeda. Kenapa ada yang “wah” dan ada yang “biasa-biasa” saja? Tentang beberapa bangsa di bumi ini; kenapa ada yang bisa menciptakan peradaban dan teknologi tinggi, tapi kita tidak atau belum bisa demikian. Apa karena makanannya, lauknya, minumannya, orangtua atau keluarganya, atau semua itu karena takdir? Begitulah kira-kira rasa penasaran yang diungkapkan oleh sahabat tersebut.

***

Kemajuan hidup bisa kita peroleh dari seberapa besar atau seberapa sulit pertanyaan yang ingin kita jawab dalam kehidupan ini. Maksudnya diri kita yang menjadi jawaban pertanyaan kita sendiri. Misalnya pertanyaan, “Apakah semua orang memiliki kesempatan sukses yang sama?” Kita bisa menjawabnya dengan apakah diri kita bisa sukses dengan segala hambatan d
... baca selengkapnya di Memahami Keunikan Diri Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Kamis, 07 April 2016

SERBA SERBI KPR

HAL YANG WAJIB DIKETAHUI DAN DITANYAKAN OLEH CALON PEMBELI KEPADA PIHAK BANK PADA SAAT PENGAJUAN PROSES KREDIT KEPEMILIKAN RUMAH [ KPR ]

Proses membeli rumah baru
memang tidak semudah yang dibayangkan. Terlebih bila Anda membelinya dengan
memanfaatkan produk KPR bukan secara hard / cash (tunai keras).

Karena berurusan dengan bank, maka Anda selaku pemohon akan diminta untuk meluangkan
banyak waktu, termasuk ketika jadwal wawancara telah disepakati.
Agenda ini umumnya akan lebih didominasi oleh sejumlah pertanyaan rinci yang diberikan oleh
pihak bank, mulai dari pekerjaan Anda yang menyangkut status dan lama bekerja, hingga penghasilan bersih per bulan. Tak hanya itu, jika sudah menikah, pihak bank
juga kerap menanyakan status pekerjaan istri/ suami Anda, berikut nominal gaji tiap bulannya.

Untuk menganalisa angka pendapatan yang lebih akurat, biasanya Anda akan ditanya perihal
pemasukan tambahan selain gaji pokok serta warisan atau aset lain yang dimiliki.
Perlu diketahui, biasanya pihak bank
mengharapkan pengeluaran pemohon hanyalah 1/3 dari total gaji, sehingga masih ada 2/3 sisa
pendapatan untuk membayar cicilan KPR. Ini diperlukan untuk mencegah kredit macet akibat tidak sanggup membayar.
Durasi wawancara ini biasanya berlangsung sekitar satu jam. Agar mempermudah proses pengajuan, sebaiknya siapkan semua dokumen
valid yang dibutuhkan.
Kendati posisi Anda di sini sebagai pemohon, bukan berarti Anda tak diizinkan untuk mengajukan pertanyaan balik kepada bank.
Malah hal ini harus dilakukan guna menghindari kesalahpahaman di lain hari.

Berikut kami akan paparkan apa saja bahan pertanyaan yang mesti
Anda ajukan;

1. Berapa lama saya harus menunggu?
Ini merupakan pertanyaan dasar pertama yang bisa Anda sampaikan. Meski terdengar tak cukup penting, akan tetapi hal ini berguna untuk
mengira-ngira apakah permohonan KPR Anda disetujui atau tidak.
Umumnya, proses persetujuan ini membutuhkan waktu sekitar dua minggu atau selambat - lambatnya 30 hari (satu bulan). Jika batas waktu telah berlalu, sebaiknya Anda mulai mencari produk KPR di bank lain.

2. Alasan apa yang membuat KPR saya tak disetujui?
Pertanyaan ini wajib diajukan kepada pihak bank, karena hal ini menyangkut permasalahan yang
mungkin ada di diri Anda.
Faktor bank menolak aplikasi biasanya terkait dengan status pekerjaan, kenaikan dan penurunan gaji, adanya piutang baru, atau
perubahan status perkawinan.

3. Berapa nominal dendanya?
Semua bank tentu memberikan batas waktu pembayaran cicilan KPR. Untuk itu, Anda perlu
bertanya secara detail tentang besaran penalti atau denda apabila melebihi tanggal jatuh tempo.
Ada baiknya, Anda memilih bank pemberi kredit rumah yang memberi persentase keterlambatan dengan angka yang minim.

4. Adakah asuransi?
Rumah merupakan aset berharga tinggi. Jika rumah Anda terbakar dan kebetulan tidak diasuransikan, belum tentu Anda dapat langsung
memperbaiki rumah tersebut.
Maka dari itu, tanyakan kepada staf bank apakah produk KPR yang ditawarkan telah dibekali program asuransi kebakaran.
Beruntungnya, beberapa bank di Indonesia tidak membebankan premi asuransi kepada pemohon selama tenor kredit berlangsung.
Jadi, saat cicilan telah lunas, Anda bisa mencari perusahaan asuransi terpercaya yang menghadirkan produk asuransi properti.

5. Bagaimana jika saya meninggal sedang cicilan masih tersisa?
Kebanyakan orang tidak berpikir jauh tentang hal ini. Oleh karena itu, pastikan pihak bank menjabarkan dengan gamblang terkait kebijakannya, agar tak menjadi masalah besar bagi keluarga saat musibah ini menimpa Anda.
Sebagai acuan, cari bank pemberi kredit yang menyertakan asuransi jiwa kedalam produk KPR-nya. Sehingga jika suatu saat kejadian ini
menimpa Anda selaku debitur, maka secara otomatis cicilan KPR akan dianggap lunas.

Sekuntum Bunga Kamboja

Sekuntum Bunga Kamboja Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Mengayuh sepeda tua berpuluh-puluh mil jauhnya, bersandar di bahu angin jalanan yang panas, berkelok-kelok medan terjal dan sekarung beras mengiringi kayuhan sepeda tuanya.

Pagi buta menyambar keriputnya kulit bapak hari itu, seolah tak heran dengan kebiasaannya membangunkanku dengan ketukan pintu pada pukul 3 pagi, inilah rutinitas keluarga kami pada saat fajar menjemput. Ya, mencari batu kali yang tak seberapa untuk menambal beban hidup.

Angin semilir menusuk ragaku yang masih ngantuk mengharuskanku untuk pegi ke kali mencari batu untuk di jual, ini sebenarnya pekerjaan selingan bapak disamping ngebecak, tapi bapak kali ini sedang tak enak badan dan harus mengantarkan batu yang sudah di kumpulkan ke kota untuk di jual sembari menarik becak, kebetulan mbak mus tetangga kami juga hendak ke kota jadi bapak sudah bawa penumpang dari rumah, ‘setidaknya pagi-pagi sudah bawa rejeki’ ucap bapak. Bergelut dengan keadaan mengharuskanku untuk tetap tegar, melihat bapak yang sudah tidak muda lagi harus menanggung ini semua tanpa ibu berada di sisi kami. Tanpa keluhan yan
... baca selengkapnya di Sekuntum Bunga Kamboja Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Senin, 04 April 2016

Bianglala

Bianglala Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Ketika hati berkata iya maka tidak mungkin mulut berkata tidak. Seperti katamu padaku “ Hati itu tak bisa dibohongi, jangan menyakiti perasaanmu sendiri. Katakan apa yang ingin dikatakan hatimu. Hidup adalah pilihan dan kamu sudah pasti akan semakin tua. Tapi untuk menjadi dewasa adalah pilihan. Umurmu sudah 16 tahun La, dan tiga bulan lagi akan 17 tahun. Aku harap kamu bisa menerima keputusanku ini. Bukan maksudku untuk meninggalkanmu dengan begitu saja. Tapi aku mohon mengertilah dan terima keputusanku ini. Berfikir positif dan dewasa ya. Karna umurmu semakin bertambah tapi jika pikiranmu tidak dewasa sama saja. Menangislah jika kamu ingin menangis. Menangislah jika itu membuatmu tenang. Tapi ingat, kamu hanya boleh menangisi itu jika apa yang kamu tangisi memang pantas untuk ditangisi. Paham kan! “
Katamu pada suatu senja di sebuah tempat yang tak terlalu indah tapi bisa membuat kita betah berlama-lama duduk tempat itu. Menikmati semriwing angin sore dan suara aliran air sungai terpanjang di Pulau Jawa ini. Di bendungan yang sebenarnya tak terlalu nyaman untuk bisa dibuat bersantai karena terik matahari sangat menyengat kulit dan jalanannya yang berdebu.

Sebenarnya aku sudah bosan dengan bendungan ini. Kerap kali kau mengajakku kesini. Menikmati semilir angin sore yang menerpa wajah kita da
... baca selengkapnya di Bianglala Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Sabtu, 02 April 2016

Orang yang Tepat

Orang yang Tepat Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Pemimpin baru membawa atau membentuk tim kerja yang baru. Galibnya begitu. Sebab salah satu tugas awal seorang pemimpin adalah melakukan perekrutan untuk memastikan bahwa posisi-posisi penting ditempati oleh orang yang tepat. Mengisi posisi-posisi penting secara serampangan bisa berakibat fatal. Risiko untuk berhasil perlu diperbesar dengan memastikan posisi-posisi penting diisi oleh orang yang tepat.

Ketika Susilo Bambang Yudhoyono memilih berpasangan dengan Jusuf Kalla dalam pemilihan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Republik Indonesia secara langsung tahun 2004 silam, tidak banyak yang optimis bahwa mereka akan menang. Namun, makin dekat dengan waktu pemilihan umum, popularitas mereka makin mantap, dan akhirnya mereka benar-benar memenangkan pemilihan umum yang bersejarah itu.

Lalu, ketika pemilihan langsung Capres dan Cawapres Republik Indonesia periode 2009-2014 akan berlangsung, banyak pihak menjagokan duet incumbent SBY-JK yang dinilai cukup ideal untuk dipertahankan. Ternyata, dengan modal suara Partai Demokrat sebagai partai pemenang pemilihan umum legislatif, SBY punya pendirian te
... baca selengkapnya di Orang yang Tepat Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu